MOUSE
Ditulis pada tanggal 31 Juli 2019
Adapun alat yang cara kerjanya mirip dengan Penginderaan Jauh yaitu Mouse secara spesifik mouse wireless. Mouse wireless yang dimaksud adalah mouse yang menggunakan optik. Teknologi mouse optik ini menggunakan kamera kecil untuk menangkap sekitar 1.500 gambar setiap detik. Mampu bekerja pada hampir semua permukaan, meskipun beberapa merek mouse tidak dapat digunakan di atas permukaan kaca.
Mouse modern memiliki ukuran kecil, memancarkan cahaya merah dari diode (LED) yang memantulkan cahaya dari permukaan ke sebuah sensor CMOS (complementary metal-oxide semiconductor), tapi bukan berarti semua mouse harus mengunakan cahaya merah. Sensor CMOS mengirimkan setiap gambar ke DSP (Digital Signal Processor) yaitu prosesor yang bekerja untuk menangkap semua sinyal gambar digital untuk selanjutnya untuk dianalisis.
DSP mampu bekerja pada kecepatan 18 MIPS (jutaan instruksi per detik), mampu mendeteksi pola dalam gambar dan melihat bagaimana pola-pola tersebut berubah dengan membandingkannya dengan gambar sebelumnya. Berdasarkan perubahan pola dan urutan gambar, DSP dapat menentukan seberapa jauh mouse berpindah dan mengirimkan koordinat yang tepat ke komputer. Komputer menggerakkan kursor di layar berdasarkan koordinat yang diterima dari mouse. Tanpa kita sadari, proses ini terjadi ratusan kali setiap detik, membuat kursor terlihat bergerak sangat lancar tanpa hambatan.
Ditulis pada tanggal 31 Juli 2019
Adapun alat yang cara kerjanya mirip dengan Penginderaan Jauh yaitu Mouse secara spesifik mouse wireless. Mouse wireless yang dimaksud adalah mouse yang menggunakan optik. Teknologi mouse optik ini menggunakan kamera kecil untuk menangkap sekitar 1.500 gambar setiap detik. Mampu bekerja pada hampir semua permukaan, meskipun beberapa merek mouse tidak dapat digunakan di atas permukaan kaca.
Mouse modern memiliki ukuran kecil, memancarkan cahaya merah dari diode (LED) yang memantulkan cahaya dari permukaan ke sebuah sensor CMOS (complementary metal-oxide semiconductor), tapi bukan berarti semua mouse harus mengunakan cahaya merah. Sensor CMOS mengirimkan setiap gambar ke DSP (Digital Signal Processor) yaitu prosesor yang bekerja untuk menangkap semua sinyal gambar digital untuk selanjutnya untuk dianalisis.
DSP mampu bekerja pada kecepatan 18 MIPS (jutaan instruksi per detik), mampu mendeteksi pola dalam gambar dan melihat bagaimana pola-pola tersebut berubah dengan membandingkannya dengan gambar sebelumnya. Berdasarkan perubahan pola dan urutan gambar, DSP dapat menentukan seberapa jauh mouse berpindah dan mengirimkan koordinat yang tepat ke komputer. Komputer menggerakkan kursor di layar berdasarkan koordinat yang diterima dari mouse. Tanpa kita sadari, proses ini terjadi ratusan kali setiap detik, membuat kursor terlihat bergerak sangat lancar tanpa hambatan.
Good job!
ReplyDeleteCara penjelasannya cukup mudah dimengerti tetapi dalam pengaturan penulisannya masih kurang rapi sehingga masih ada kesusahan dalam membaca, semangat :)
ReplyDelete